DeNature Indonesia

Tampilkan postingan dengan label HIV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIV. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Agustus 2016

Perbeda'an penyakit sipilis dan HIV terbaru

Perbeda'an penyakit sipilis dan HIV terbaru

Penyakit sipilis dan HIV/AIDS merupakan penyakit seksual yang sama-sama menular melaui kontak seks.Namun apakah perbedaannya? Bagaimana dengan cara pengobatan sipilis atau HIV? Atau semua dapat menggunakan satu obat? 

Sipilis merupakan penyakit menular yang di sebabkan oleh bakteri Spiroset Treponema Pallidum yang berbentuk seperti spiral.Bakteri ini juga di juluki peniru ulung.Dikarenakan gejala yang si sebabkan berbeda-beda.Spiroset Treponema Pallidum masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit.Bakteri kemudian menyebar ke kelenjar getah bening terdekat. Selanjutnya menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah.Penyakit lain yang disebabkan oleh Treponema pallidum termasuk yaws (subspesies pertenue), pinta(sub-spesies carateum), dan bejel (sub-spesies endemicum).Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Perlu diketahui, seseorang yang pernah terinfeksi sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali.

Gejala


Tanda dari sifilis banyak dan berlainan. Gejala Sifilis biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Gejala bisa berupa merasa tidak enak badan (malaise), kehilangan nafsu makan, mual, lelah, demam dan anemia. Penyakit Sifilis pada laki-laki lebih terlihat gejalanya dibandingkan dengan perempuan.Ada beberapa tahap dalam gejala sipilis.Berikut adalah 5 tahapan Sifilis:
  • gejala pertama/Fase Primer.Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi; yang tersering adalah pada penis, vulva atau vagina.
  • gejala kedua/Fase Sekunder.Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit, yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi.
  • gejala ketiga/Fase Laten.Setelah penderita sembuh dari fase sekunder, penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun.
  • gejala keempat/Fase Tersier.Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Bila tidak diobati dengan benar, sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, jantung, atau otak.
  • Sifilis kogenital bawaan sejak lahir dapat terjadi selama kehamilan atau selama kelahiran.

 Cara penularan


Orang yang beresiko tinggi untuk mengalami penyakit sipilis adalah mereka yang melakukan aktivitas seksual yang tinggi, melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kondom atau pengaman, hubungan seksual yag dilakukan dengan gonta-ganti pasangan, melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang baru, dan melakukan hubungan seksual dibawah pengaaruh obat atau juga dibawah pengaruh alkohol, serta seorang pria yang mengalami penyimpangan seksual seperti homoseksual, serta orang yang sudah terinfeksi penyakit HIV AIDS.
Rute dari penularan penyakit sipilis yang paling umum adalah dengan lewat kontak orang yang mengalami infeksi selama sedang melakukan aktivitas seksual. Selain itu, bakteri yang memasuki tubuh lewat luka kecil misalnya ada lecet di kulit dan juga diselaput lendir atau mukosa juga bisa menular. Sifilis biasanya akan menular selama proses dari tahapan primer ke sekunder dan kadang juga menular dalam periode awal laten.

Pengobatan penyakit sipilis


Dalam pengobatannya ada beberapa cara baik dengan mendatangi dokter spesialis,meramu obat tradisional maupun membeli obat sipilis ampuh pada apotik maupun secara online.Banyak orang yang merasa malu jika ingin berobat ataupun hanya sekedar berkonsultasi.Meskipun sangat di sarankan agar penyakit sipilis sebaiknya lekas di tangani.(Kontak DeNature Indonesia untuk berkonsultasi/pemesanan obat sipilis)


HIV/AIDS


HIV
adalah penyakit menular seksual yang berasal dari virus Human Immunodeficiency Virus.Sesuai namanya virus ini menyebabkan AIDS (acquired immunodeficiency syndrome).Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya.
Cara penularan :
HIV terdapat dalam cairan tubuh yaitu, darah, sperma (air mani), cairan vagina dan air susu ibu. HIV hanya ditularkan kalau cairan tubuh seseorang HIV positif masuk ke dalam aliran darah orang lain.HIV hanya dapat ditularkan melalui:
  • Seks tanpa pengaman ( kondom)
  • Pemakaian bersama jarum dan peralatan lain untuk menyuntik obat.
  • Tindik atau tattoo yang tidak steril.
  • Ibu penderita dan anak selama masa kehamilan, persalinan dan menyusui.
  • Transfusi darah dan atau produk darah di beberapa negara lain. Di Australia, transfusi  darah dan produk darah termasuk aman.

Gejala AIDS/HIV


Ada 3 tahapan dalam menemukan gejala hiv,yaitu 
  • Tahap awal
Virus HIV untuk gejala awal akan menunjukan gejala seperi sakit biasa,dan ini terjadi selama kurang lebih 1-6 minggu.Tubuh akan merespon bahwa ada virus yang masuk.Meskipun setiap orang berberda-beda,namun pada umunya ada beberapa yang dapat di cermati,sebagai berikut :
  1. Demam tinggi yang terkadang sembuh sendiri, namun bisa muncul lagi dalam waktu mendadak.
  2. Rasa sakit pada tenggorokan dan biasanya rasa sakit lebih sering dilihat sebagai gejala flu.
  3. Ada ruam kemerahan dan hitam pada di atas kulit.
  4. Tubuh akan terasa lebih lelah dan tidak bisa melakukan aktivitas dengan bebas.
  5. Rasa sakit pada semua bagian persendian dan otot.
  6. Terjadi pembengkakan pada bagian kelenjar yang tidak disertai dengan rasa sakit.
  7. pusing yang sangat parah dan bisa menyebabkan penderita tidak bisa bangun atau membuka mata.
  • Tahap lanjutan
Adalah dimana penderita tidak merasakan lagi gejala yang di alami seperti pada tahap satu,namun sebenarnya pada tahap ini virus menyebar ke tubuh dan merusak sistem-sistem tubuh.Rentan waktu 8-10 tahun tergantung pada kekebalan setiap orang yang menderita.
  • Tahap akhir
Tahap ini sangat berdampak pada tubuh penderita,karena HIV biasanya sudah berubah menjadi  AIDS.
  1. Badan terasa lemas
  2. Menurunnya berat badan
  3. Kehilngan napsu makan
  4. Timbulnya bercak-bercak merah kecil di badan.
  5. Terjadinya diare dan pusing.
  6. Selalu keluar keringat dingin meskipun cuaca panas atau dingin.
  7. Timbul luka kecil pada mulut dan anus
Pencegahan HIV/AIDS
Pencegahan terbaik pada HIV/AIDS hampir sama dengan sipilis,karena menurut beberapa ahli,sipilis bisa berubah menjadi AIDS jika penderita sipilis tidak di tangani.Menjaga pola hidup sehat adalah kunci penting dalam pencegahan HIV/AIDS

Pengobatan HIV
Sampai saat ini masih belum di temukan obat untuk menangani penyakit HIV.Upaya yang bisa dilakukan hanya mencegah agar penyakit tersebut tidak menjangkit setiap orang.